Kenapa Z Shell (zsh) Lebih “Keren” Daripada Bash Shell

Sedikit hiburan menghadapi kejenuhan yaitu dengan ngoprek atau ngulik. Kali ini saya akan membahas mengenai zsh atau Z Shell yang katanya lebih keren daripada Bash. Seberapa keren? berikut presentasi Brendon Rapp mengenai Z Shell

Bagaimana, tertarik untuk mencoba Z Shell? Oke berikut cara instalasinya yang saya coba di elementary OS  tentu saja cara ini juga berlaku di Ubuntu

Instalasi

Jalankan perintah berikut

[bash]sudo apt-get install zsh[/bash]

Secara default shell yang terpasang adalah Bash, untuk mengganti Z Shell secara default jalankan perintah ini

[bash]chsh -s /bin/zsh[/bash]

Sekarang restart komputer Anda

Sekarang buka terminal dan coba cek apakah Z Shell sudah terpasang secara default

[bash]echo $SHELL[/bash]

Jika muncul /bin/zsh berarti Z Shell sudah terpasang secara default

Loh kon promt-nya % bukan $ atau # ??? tenang saja itu masih bisa diubah kok

Mengganti Theme

Pastikan git telah terinstall jika belum, install terlebih dahulu

[bash]sudo apt-get install git[/bash]

Oke sekarang clone repository Oh My Zsh di github dengan menjalankan perintah ini

[bash]git clone git://github.com/robbyrussell/oh-my-zsh.git ~/.oh-my-zsh[/bash]

Buat sebuah konfigurasi baru dengan mengkopi konfigurasi template zsh yang sudah ada

[bash]cp ~/.oh-my-zsh/templates/zshrc.zsh-template ~/.zshrc[/bash]

Sekarang buka konfigurasi .zshrc

[bash]sudo nano .zshrc[/bash]

Cari ZSH_THEME kemudian ganti dengan theme yang diinginkan misalnya af-magic, seperti ini

[plain]ZSH_THEME=”af-magic”[/plain]

Untuk melihat macam-macam theme silakan lihat disini. Apabila telah diganti silakan buka terminal baru lagi untuk melihat perubahan. Pada postingan ini saya menggunakan theme bira

Menggunakan Z Shell

CD COMPLETION

Contohnya disini saya menggunakan perintah cd (change directory). Pada Bash, kalau kita mengetik cd Spasi Tab (perintah cd lalu spasi) maka yang muncul adalah daftar direktori saja. Sedangkan pada Z Shell, setelah menekan Tab akan muncul completion untuk direktori yang ada atau tersedia, tekan Tab lagi maka direktorinya beda lagi, dan seterusnya sampai rekomendasi direktorinya habis.

PATH EXPANSION

Sebagai contoh kalau pada Bash untuk masuk ke folder misalnya /usr/share/applications maka harus ditulis lengkap atau menekan funsi Tab 2x. Misalnya cd Spasi /us Tab maka muncul /usr, kemudian /usr/sh tekan Tab maka muncul /usr/share dan seterusnya. Berbeda dengan Z Shell ketik cd /u/s/app tekan Tab maka akan otomatis masuk ke folder /usr/share/applications dengan mendeteksi huruf awal setiap folder yang tersedia.

SPELLING CORRECTION

Kalau pada Bash jika kita salah mengetikkan perintah yg salah maka akan muncul pesan perintah tidak ada atau harus menginstall perintah tersebut misalnnya perintah gitt yg seharusnya git. Kalau pada Z Shell akan muncul pesan seperti dibawah ini cukup tekan y perintah typo atau salah ketik tadi langsung diperbaiki.

Menambah Alias

Pada postingan yang sebelumnya saya pernah membahas bagaimana mempersingkat perintah Bash menggunakan Bash Aliases. Nah pada Z Shell juga bisa menambah Alias berkut caranya:

[bash]sudo nano .oh-my-zsh/lib/aliases.zsh[/bash]

Silakan tambahkan aliases dibawahnya, misalnya ingin menambahkan perintah full-upgrade seperti ini

[plain]alias full-upgrade=’sudo apt-get update; sudo apt-get -y dist-upgrade'[/plain]

Simpan Ctrl+O untuk menyimpan, kemudian logout atau restart unutk menggunakannya

Selamat Mencoba :)

1 komentar merupakan kebahagiaan bagi penulis ^_^

Referensi

source = https://erdinote.wordpress.com/2013/05/15/kenapa-zsh-shell-lebih-keren-daripada-bash-shell/

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *