Eclipse RCP (4)

Dari setiap kelas java yang ada pada eclipse RCP mempunyai fungsi yang berbeda,penjelasannya seperti dibawah ini :
Activator
Activator merupakan kelas yang akan akan mengawasi siklus plugin. Biasanya,perubahan dibutuhkan pada semacam inisialisasi saat pertama kali diakses. Kelas Activator berguna sebagai kelas Singleton dengan memiliki variable statis bersama jenis OrganizationActivator. Selengkapnya »

Eclipse RCP (3)

 
Membuat proyek plugin yang baru cukup mudah karena Eclipse menawarkan wizard untuk itu. Penulis menggunakan Operasi Sistem Linux Ubuntu 11.04 dalam membangun aplikasi chat sederhana. Hal pertama yang dilakukan pada saat membuat plugin baru,dengan memulai membuka eclipse RCP dan RAP dengan gambar dibawah ini :

Eclipse RCP (2)

 
OSGi Framework, Plugin dan Ekstensi Poin
OSGi pada dasarnya merupakan sebuah spesifikasi dari kerangka kerja tentang bagaimana untuk mendefinisikan, menyusun dan mengeksekusi komponen. Eclipse menggunakan ini untuk merangkai plugin bersama-sama dalam untuk berinteraksi dan berkolaborasi antara satu sama lain. Eclipse membangun melalui kumpulan plugin. Plugin API mendefenisikan meraka dan dependensi mereka. Dasar untuk arsitektur ini adalah runtime equinox yang merupakan implementasi OSGi. Eclipse menggunakan plugin dan OSGi menggunakan bundel,tetapi keduanya mempunyai istilah yang sama. OSGi Eclipse plugin menentukan bagaiman mendefinisikan: Selengkapnya »

Eclipse RCP (1)

 
Kata Rich Client dipopulerkan di tahun 1990, dalam membangun aplikasi klien menggunakan Visual Basic dan Delphi yang ternyata perkembangannya sangat pesat. Rich client platform (RCP) digunakan dalam logika bisnis klien untuk menjalankan Operating System (OS). RCP meminimalisir jumlah kode programming dalam membuat user interface (UI) dan akses database. End-user sangat senang dengan hasil dari aplikasi rich-clients.
Kemudian era internet dan aplikasi berbasis web atau thin clients. Thin clients menjanjikan untuk menyelesaikan beberapa deployment dan management problem yang berhubungan dengan rich clients. Karena aplikasi ada di server, update dibuat secara sentral. Pengguna hanya membutuhkan web browser, sehingga biaya dapat diperkecil. Namun perkembangannya fungsi dan kemampuan dari thin clients sangatlah terbatas dalam fasilitas dan fleksibilitas aplikasinya. Selengkapnya »

Sukses Migrasi Open Source di Takengon, Aceh

Assalamu’alaikum,

Zulfikar Ahmad

Zulfikar Ahmad

Ini adalah hasil chattingan saya dengan pak Zulfikar Ahmad, seorang praktisi Open Source yang bekerja di Dishubkominfo Takengon, Aceh. Beliau telah berhasil memigrasikan komputer pemerintah kabupaten Takengon, Aceh Tengah. Intinya saya bertanya ke beliau sebagai bahan pembanding tingkat kesuksesan antara migrasi OSS di Takengon dan Sumatera Barat, tempat saya berdomisili saat ini. Walaupun Sumatera Barat baru sekedar Pilot Project saja.

Selengkapnya »